Buku · 2026
HUTAN RAKYAT DALAM PARADIGMA EKONOMI HIJAU
Sri Jumiyati
CV. Markaz Akademi Indonesia, 2026 · ISBN 978-634-05-5815-9
Abstrak
Di tengah gencarnya agenda ekonomi hijau global, bagaimana nasib hutan rakyat yang dikelola oleh jutaan keluarga petani? Apakah ia akan menjadi motor kesejahteraan yang berkelanjutan, atau justru terkooptasi menjadi sekadar instrumen dalam skema pasar karbon yang mengabaikan keadilan sosial? Monograf ini membongkar paradoks tersebut dengan menyajikan analisis kritis dan mendalam terhadap persimpangan antara sistem kehutanan rakyat yang kompleks dengan tuntutan paradigma ekonomi hijau yang seringkali monolitik. Buku ini menolak pandangan simplistis yang melihat hutan rakyat hanya sebagai penyerap karbon atau penyedia jasa ekosistem.
Melalui sintesis inovatif antara ekologi politik, ekonomi ekologis, dan temuan riset lapangan jangka panjang, penulis mengajukan sebuah tesis kuat: revitalisasi hutan rakyat yang sejati menuntut pergeseran fundamental dari valuasi ekstraktif menuju penguatan agensi komunitas, diversifikasi ekonomi berbasis kearifan lokal, dan penciptaan rantai nilai yang adil. Buku ini tidak hanya mengkritik model-model yang ada, tetapi juga menawarkan kerangka kerja konseptual baru untuk mengintegrasikan hutan rakyat ke dalam ekonomi hijau secara bermartabat dan berkeadilan. Setiap argumen didukung oleh data empiris yang solid, menjadikannya sebuah karya yang relevan secara teoretis dan teruji secara praktis.
Ditulis sebagai sebuah laporan penelitian yang komprehensif, buku ini merupakan sumber rujukan esensial bagi para peneliti, dosen, mahasiswa pascasarjana, serta pengambil kebijakan dan praktisi di bidang kehutanan, studi lingkungan, dan pembangunan pedesaan. Bagi mereka yang mencari pemahaman yang lebih dari sekadar retorika pembangunan berkelanjutan, monograf ini menyediakan lensa analitis yang tajam untuk menavigasi masa depan hutan rakyat di era transisi hijau.